Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

Apa yang Kurang dari Pemikiran de Soto

oleh Ari Juliano Gema

Pemberian status hukum bagi sektor informal adalah salah satu inti dari pemberdayaan sektor informal. Begitu kira-kira pokok pemikiran Hernando de Soto yang tertuang dalam bukunya The Mistery of Capital: Why Capitalism Triumphs in the West and Fails Everywhere Else yang terbit pertama kali pada tahun 2000 dan telah diterjemahkan ke dalam 20 bahasa.

Menurut mantan Gubernur Bank Sentral Peru ini, sektor informal adalah aktivitas ekonomi yang berada di luar sistem ekonomi yang legal, tak dilindungi hukum, dan rawan terhadap eksploitasi pihak-pihak yang memiliki kekuasaan resmi maupun tidak resmi. Dalam kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu, de Soto menegaskan kembali pemikirannya tersebut dihadapan berbagai kalangan mengenai pentingnya formalisasi kepemilikan lahan, rumah dan kegiatan usaha di sektor informal.

Penelitian de Soto

Melalui penelitiannya di Peru sekitar tahun 1980-an, de Soto menemukan bahwa banyak kegiatan usaha di sektor informal ternyata tidak memiliki izin usaha. Beberapa diantaranya sebenarnya telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan status hukum atas lahan, rumah dan kegiatan usaha mereka kepada otoritas yang berwenang. Namun ternyata mereka harus menghadapi sistem birokrasi yang tidak efektif dan efisien sehingga upaya yang mereka lakukan hanya menghabiskan waktu dan biaya saja. Hal ini sangat disayangkan de Soto, karena berdasarkan hasil penelitiannya itu diketahui bahwa 90 persen dari total usaha kecil, 82 persen dari total usaha transportasi di perkotaan, 60 persen dari total bisnis penangkapan ikan, serta 60 persen dari total usaha distribusi dan eceran yang ada di Peru, justru berasal dari sektor informal.

Hasil temuannya itu membuat pemerintah Peru menyadari bahwa ternyata tulang punggung perekonomian Peru adalah sektor informal. Dengan dukungan pemerintah Peru saat itu dan bantuan dana dari USAID, de Soto bersama rekan-rekannya mulai memfasilitasi perolehan status kepemilikan yang sah atas 300.000 usaha sektor informal di Peru, termasuk kepemilikan atas lahan dan rumah mereka. Kemudian, difasilitasi juga perolehan pinjaman dari lembaga pemberi kredit untuk usaha mereka, dengan jaminan kepemilikan mereka yang telah sah itu. Hasilnya, usaha yang tadinya berstatus sebagai sektor informal itu mampu meningkatkan penerimaan pajak oleh pemerintah sebesar 300 juta dollar AS per tahun.

Implementasi di Indonesia

Apabila pemikiran de Soto akan diterapkan di Indonesia, maka prasyarat utamanya adalah pelaku usaha di sektor informal itu harus telah memiliki lahan, rumah ataupun harta benda lainnya yang akan difasilitasi pengurusan keabsahan dokumen kepemilikannya untuk kemudian dijadikan jaminan dalam rangka memperoleh kredit dari bank. Masalahnya, belum tentu semua pelaku usaha sektor informal di Indonesia memiliki lahan dan rumah sendiri, ataupun harta benda lain yang bernilai signifikan. Banyak di antara mereka mungkin hanya menyewa rumah atau lahan untuk usahanya, atau bahkan tinggal di rumah yang tidak permanen di atas tanah milik pihak lain tanpa ijin. Bagaimana de Soto menyikapi hal itu?

Sayang, de Soto kurang mengupas lebih jauh mengenai masalah itu. Untuk itu, setidaknya ada dua hal yang dapat dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyikapi masalah di atas, pertama, pemerintah dapat menerapkan model pembiayaan seperti yang dilakukan oleh Muhammad Yunus dengan Grameen Bank-nya di Bangladesh yang memberikan kredit tanpa jaminan untuk orang miskin namun memiliki kemauan untuk memperbaiki nasibnya. Dengan demikian, seorang pelaku usaha di sektor informal tidak harus memiliki lahan dan rumah untuk dijadikan jaminan kredit dari bank.

Kedua, karena secara faktual ada sektor informal di Indonesia yang hanya mengandalkan pengetahuan dan ketrampilan, seperti misalnya pembuat sepatu atau barang kerajinan skala kecil, pembuat perkakas ringan, perancang busana, dan pengembang software individual, pemerintah dapat mensosialisasikan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) atas hasil karya pelaku usaha tersebut, serta memberikan kemudahan dalam mengurus sertifikat HKI yang relevan untuk hasil karya mereka sebagai bukti kepemilikan yang sah. Hal ini penting, agar pelaku usaha mendapatkan perlindungan Negara dari tindakan pihak lain yang mencoba meniru dan memanfaatkan secara komersil hasil karyanya itu tanpa ijin pelaku usaha yang bersangkutan.

Setelah mendapatkan sertifikat HKI itu, pemerintah harus membantu menjembatani pelaku usaha itu dengan pelaku usaha besar atau investor yang berminat memproduksi hasil karya itu secara massal, agar pelaku usaha itu bisa mendapatkan royalti dari produksi hasil karyanya tersebut. Bukti kepemilikan HKI atas hasil karya pelaku usaha tersebut akan memperkuat posisi tawarnya terhadap pelaku usaha besar atau investor tersebut.

Senin, 11 Agustus 2014

Kreasi dari pensil





























Rabu, 19 Februari 2014

Ganti rugi bekas tahanan ISA dikurangkan dari 3 3 juta kepada RM300 000

sinarharian
3 Disember 2012
PUTRAJAYA - Mahkamah Rayuan di sini hari ini mengekalkan keputusan bekas tahanan Akta Kelamatan Dalam Negeri (ISA) Badrul Zaman P.S. Mohamad yang ditahan menyalahi undang-undang tetapi mengurangkan jumlah ganti rugi yang diberikan kepadanya dari RM3.3 juta kepada RM300,000.
 
Hakim Mahkamah Rayuan Datuk Syed Ahmad Helmy Syed Ahmad yang mengetuai panel  hakim tiga anggota sebulat suara menolak rayuan yang dikemukakan superintenden Pusat Tahanan Ententing, timbalan menteri Dalam Negeri dan kerajaan terhadap keputusan Mahkamah Tinggi yang memutuskan penahanan Badrul Zaman menyalahi undang-undang dan tidak mengikut perlembagaan.
 
Bagaimanapun, panel itu, yang terdiri daripada Hakim Datuk Abdul Wahab Patail dan Datuk Mohamad Ariff Md Yusof membenarkan rayuan mereka berhubung kuantum.
 
"Keputusan Mahkamah Tinggi berhubung kuantum (memberi RM3.3 juta kepada Badrul Zaman) diketepikan dan digantikan dengan anugerah RM300,000," kata Syed Ahmad Helmy.
 
Mahkamah juga memerintahkan Badrul Zaman dibayar lapan peratus faedah setahun dari tarikh kes saman itu difailkan pada 30 Nov 1994 sehingga kes itu selesai.

Mahkamah juga memberi RM15,000 kos guaman kepada Badrul Zaman.
 
Sebaik mendengar keputusan itu, Badrul Zaman berdiri dan mengucapkan terima kasih kepada panel hakim. 
 
Peguam Badrul Zaman, M.Manoharan yang juga anggota Dewan Undangan Negeri Kota Alam Shah memberitahu pemberita selepas prosiding bahawa dengan faedah, jumlah ganti rugi yang bakal diperoleh anak guamnya mencecah lebih RM800,000.
 
Manoharan yang juga bekas tahanan ISA berkata beliau gembira tahanan anak guamnya diisytiharkan menyalahi undang-undang, tetapi berkata beliau akan membawa isu berhubung kuantum ke Mahkamah Persekutuan.
 
Badrul Zaman ditahan selama tiga tahun dari 1991, atas dakwaan terbabit dengan pengeluaran permit dan pasport palsu kepada pekerja asing. 
 
Perintah tahanannya dilanjutkan untuk tempoh dua tahun lagi berkuat kuasa 14 September 1993.
 
Dalam saman itu, plaintif menyatakan bahawa beliau tidak mencabar kesahihan perintah penahanan pertama selama dua tahun.
 
Bagaimanapun, beliau mencabar perintah tempoh lanjutan penahanan itu untuk tempoh dua tahun lagi yang dikeluarkan timbalan menteri Dalam Negeri.
 
Beliau dibebaskan pada 1994 selepas Mahkamah Tinggi Pulau Pinang membenarkan permohonan habeas corpusnya.
 
Peguam kanan persekutuan Suzana Atan mewakili superintenden Pusat Tahanan Ententing, timbalan menteri Dalam Negeri dan kerajaan. - Bernama

Rabu, 29 Januari 2014

Kuliner Unik Yang Terbuat Dari Tanah Dan Tokek

Setiap daerah biasanya memiliki kuliner yang khas dan menarik untuk dinikmati. Tetapi untuk dua  kuliner yang berikut ini tentu sangat jarang dijumpai. Butuh berpikir lebih dari dua kali untuk menyantap dan menikmati kuliner tersebut.

Betapa tidak, kuliner itu adalah Ampo yang terbuat dari tanah dan dendeng yang terbuat dari tokek. Walaupun terkesan aneh, ternyata kedua jenis kuliner itu memiliki banyak peminat karena diyakini memiliki khasiat tertentu. 
 

1. Camilan Ampo Dari Tuban

Camilan yang terbuat dari tepung, ubi ,buah-buahanan dan sebagainya dengan berbagai bentuk , warna dan rasanya tentu adalah hal yang biasa. Bagaimana bila camilan itu terbuat dari tanah dengan warna dan rasa tanah plus sensasi rasa asap? Tentu camilan itu sangat menarik, unik dan berbeda.

Camilan Itu bernama Ampo yang  bisa dimakan dan  sudah menjadi Tradisi secara turun-temurun. Di beberapa daerah lainnya di Jawa Timur, Jawa tengah, Jogjakarta dan lainnya Ampo masih bisa dijumpai. 
Salah satunya adalah di Kabupaten Tuban - Jawa Timur. Tepatnya di Desa Trowulan Kecamatan Semanding, sekitar 8 km arah selatan dari Pusat Kota Tuban atau 5 km dari Pasar Baru Tuban.
Di desa ini terdapat pembuat ampo yang hanya tersisa 3 wanita berusia lanjut saja yaitu Ramani (80), Darmini (70) dan Rasimah (55). Dari tiga wanita itupun hanya Darmini dan Rasimah saja yang sampai saat ini masih aktif membuat ampo.

Sedangkan Ramani karena kondisi usia lanjutnya dan kesehatannya yang sering sakit-sakitan sejak tiga tahun yang lalu sudah tidak lagi membuat ampo.Dalam seminggu, kedua wanita yang masih aktif membuat ampo itu hanya membuat ampo 2-3 kali saja.Berbeda jauh dengan Masa Kejayaan ampo pada sekitar tahun 1980an dimana mereka bisa membuat ampo 5-6 kali dalam seminggu.
Cara membuat Ampo sangat Sederhana dan mudah sekali. Hanya saja Tanah yang digunakan sebagai bahan baku membuat ampo tidak bisa menggunakan tanah sembarangan.Tanah itu harus berjenis tanah liat yang bertekstur lembut dan bebas dari Pasir, kerikil atau Batu.
Dari tanah yang sudah terkumpul itu kemudian dibentuk menjadi semacam adonan berbentuk kotak atau bentuk tertentu lainnya dengan penambahan Air secukupnya agar adonan tanah menjadi kalis. Cirinya adonan tidak lengket pada Tangan.
Untuk membuat adonan kotak itu dengan menambahkan tanah sedikit demi sedikit dengan sesekali menumbuknya dengan alat semacam palu besar yang terbuat dari Kayu.
Setelah adonan berbentuk kotak siap, proses berikutnya tinggal mengikis atau menyerut tanah di bagian atas adonan itu sedikit demi sedikit dengan menggunakan bilah pisau bambu .
Hasil serutan tanah yang berbentuk seperti ‘ wafer stick/roll ‘ dengan panjang 6-8 cm itu lah yang disebut ampo yang kemudian dikumpulkan dan ditempatkan di semacam periuk dari Gerabah tanah liat untuk diasapi dengan pembakaran di tungku yang menggunakan kayu bakar.
    
Setelah diasapi beberapa lama dan ampo sudah matang dengan tanda ampo bisa dipatahkan, ampo pun diangkat dari tungku dan setelah didinginkan beberapa saat, Ampo itupun siap untuk disajikan dan disantap.
Ampo terasa hambar dengan sensasi asap karena memang terbuat dari tanah yang diasapi.

=======================================================================

Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :

Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Cara Mudah Membuat Toko Online
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog   

OLeh-oleh Khas Tuban 

Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan 
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang
Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur

Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan

Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur

Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono

Kisah Batu Kodok Di Lamongan

Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan



Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe

Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta


Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 


Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk


Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 

Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong

Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio

Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 

Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio


Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  

Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 


Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga


Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 

Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo

Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban

Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 

Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 


Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro

Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya

Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 

Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung

Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 

Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri 
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya 

Sisi Lain Monumen Tugu Pahlawan Surabaya 
Ragam Kapal dan Perahu Tradisional di Lamongan 
Sosok Dokter Perintis Museum SANTET  
Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya 
Pura Mandara Giri Semeru Yang Megah Di Lumajang

Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 

Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang 
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo

Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Legenda Tank Amfibi Peninggalan Belanda Di Ranu Grati 
 
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Pameran Foto Bol Brutu di House Of Sampoerna 
Makam Siti Fatimah Binti Maimun Yang Unik 
Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
Tradisi Bubur Suruh Di Makam Sunan Bonang
Buah Kenitu Yang Nikmat Dan Segar 
Kesenian Jaran Bodag Yang Eksotis dari Probolinggo

 Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog

 Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2

Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 

Mengenal Karakter Pemasang Iklan Di Blog  

Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog
================================================================
2. Dendeng Tokek Di Probolinggo 

Oleh-oleh dari berpergian ke suatu kota yang berupa makanan, buah-buahan, souvenir, pakaian  dan sebagainya tentu adalah hal yang biasa saja. Tetapi bila oleh-oleh itu berupa makanan yang berbentuk dendeng, tentu cukup menggoda selera untuk dinikmati.
Tetapi untuk dendeng yang satu ini, tentu akan membuat Anda berpikir dua kali untuk mau atau segera menyantap dan menikmatinya. Pasalnya, dendeng yang satu ini terbuat dari binatang tokek  ( Gekko gecko ). Dari bentuk Tokek yang cukup menyeramkan, tentu butuh nyali tersendiri untuk menikmati dendeng tokek yang unik.
Dendeng Tokek ini merupakan oleh-oleh yang diproduksi oleh Didik Prabudi, warga Desa Tegal Siwalan Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo - Jawa Timur.

Pria ini justru tidak tertarik dan berminat dengan tokek bertubuh gendut  yang menghebohkan seperti yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu.
Sebaliknya, Didik Prabudi justru lebih berminat pada tokek jenis rumahan yang biasa kita jumpai dengan ciri bobot tubuh tokek yang standard dan cenderung kurus.

Dari bisnis tokek yang sudah digelutinya sejak 10 tahun yang lalu itu, dia telah mendapatkan tinjauan miliaran rupiah.

 
Beberapa bangunan rumah plus bangunan rumah baru yang sedang dibangun dan beberapa mobil mewah yang dimilikinya tentu sudah bisa menunjukkan betapa manisnya bisnis tokek itu.

Didik lebih tertarik memilih tokek kurus itu karena tidak banyak lemaknya sehingga mudah untuk dikeringkan dengan cara dioven.

Menurutnya, bagian tubuh tokek yang  berkhasiat dan banyak digunakan adalah pada bintik-bintik berwarna oranye yang terdapat pada sekujur kulit tokek pada bagian atas.
 
 
Bintik-bintik itulah yang konon mengandung zat-zat tertentu yang berkhasiat dalam obat-obatan tradisional, kosmetik dan keperluan lainnya. 

 
Tokek oven kering itu  itulah yang banyak diminati oleh pasar importir di luar negeri.

Beberapa rekannya di luar negeri yang juga berbisnis tokek kering seperti Jepang, Korea, Taiwan, Singapura dan sebagainya itu  telah menjadi pelanggan tetap Didik Prabudi.


Guna ketersediaan pasokan bahan baku tokek, Didik  menangkarkan tokek sendiri dan telah memiliki surat izin penangkaran tokek dari Dishut Jawa Timur No.522.52/343/116.03/2008.

Selain itu dia juga menerima kiriman tokek dari penangkar tokek lainnya yang banyak terdapat di daerah sekitar tempat tinggalnya.
Selain itu ada juga tokek yang diperoleh dari perburuan dan penangkapan di alam.
Nah, bagaimana apakah Anda tertarik dan penasaran untuk mencoba merasakan nikmatnya Camilan Ampo dan Dendeng Tokek itu ?
 
Bila Anda berminat, jangan lupa bila Anda sedang berkunjung ke Tuban dan Probolinggo, sempatkan diri untuk membeli Ampo dan Dendeng Tokek itu. Dan rasakan kenikmatan kuliner yang cukup ekstrem tersebut.
   

Selasa, 31 Desember 2013

Beragam Tipe Manusia Dilihat dari Rambutnya

http://2.bp.blogspot.com/_9Q3h4Ud5Ww4/StJbyNBFm5I/AAAAAAAACVU/2qu9_xsss3A/s400/hair+blog+008.JPG 
Beragam Tipe Manusia Dilihat dari Rambutnya
1. Rambut botak atau sengaja dibuat botak
Menunjukan seorang pria yang sexy dan senang akan hal-hal yang praktis. Mereka umumnya dapat dipercaya karena mereka tidak berbelit-belit. Kalau terjadi pada seorang wanita berarti wanita tersebut dalam keadaan depresi atau ingin mendapatkan perhatian lebih dari orang-orang disekelilingnya.

2. Rambut sangat lurus
Menunjukan seorang yang memiliki pribadi yang bebas, selalu mengikuti keinginan sendiri, berkepribadian kuat, tidak suka kompromi, dan cendrung bangga pada diri sendiri. Dalam memilih pasangan biasanya mereka akan menjadi sangat pemilih dan lebih suka pasangannya tidak mengganggu kesenangan dirinya untuk menyenangkan diri sendiri.

3. Rambut halus tipis seperti bayi
Menunjukan orang yang produktif dalam menelurkan ide-ide yang kreatif. Namun jika mendapat tantangan yang agak sulit mereka akan cepat putus asa dan hidup dalam imajinasinya sendiri.

4. Rambut yang selalu rapi dan tertata dengan baik
Menunjukan orang yang efisien dan bertanggung jawab. Mereka adalah teman curhat yang baik karena penuh dengan pemikiran-pemikiran yang positif. Sayangnya mereka sedikit konservatif.

5. Rambut yang sisiran poninya jatuh ke depan
Menunjukan pribadi yang rasional. Tapi sayangnya mereka mudah terbawa arus dalam pergaulan sehingga harus hati-hati dalam memilih teman agar tidak terbawa ke jalan yang sesat.

6. Rambut yang sisirannya kebelakang.
Menunjukan pribadi yang keras kepala, royal terutama kepada keluarga, suka mengeluh jika keadaan tidak sesuai dengan keinginannya dan akan jadi provokator utama dalam segala hal yang tidak disenanginya.

7. Rambut yang tumbuh jarang diatas dahi
Menunjukan orang yang suka mementingkan kepentingan diri sendiri. Dan mereka mempunyai perhitungan yang matang tentang untung ruginya terhadap apa yang telah mereka lakukan.

8. Rambut halus dan tidak kaku
Menunjukan pribadi yang labil dan mudah terserang penyakit. Mereka cendrung kurang percaya diri. Biasanya mereka memiliki wajah yang rupawan atau setidaknya menarik untuk lawan jenisnya.

9. Rambut jarang dan tipis seperti rambut jagung
Menunjukan orang yang keras kepala, boros dan konsumtif. Mereka biasanya mengikuti perkembangan mode sehingga membuat mereka sangat modis. Bagi wanita yang memiliki rambut seperti ini biasanya terkenal dengan juteknya.

10. Rambut yang sangat kaku
Menunjukan pribadi yang berani, tegas, dan pantang menyerah. Tapi pemikiran mereka agak kolot.

11. Rambut lebat dan subur
Menunjukan pribadi yang pandai dalam berkomunikasi dan banyak akal, tetapi mereka agak sukar ditebak pemikirannya. Dan pribadi mereka akan banyak dipengaruhi oleh didikan dari keluarga. Kalau didikannya jelek maka mereka adalah orang yang susah dipercaya begitu juga sebaliknya.

12. Rambut berwarna sangat hitam
Menunjukan pribadi yang pantang menyerah dan disukai orang. Biasanya mereka pandai merawat diri dan memiliki daya tarik yang sangat tinggi terhadap lawan jenis.Tetapi mereka cendrung susah dalam menilai seseorang.

13. Rambut yang berwarna hitam pudar
Menunjukan pribadi yang tulus tapi pikiran mereka gampang berubah. Mereka cepat mempercayai seseorang sehingga mereka sering disakiti oleh orang-orang yang memanfaatkan ketulusannya.

14. Rambut berwarna hitam berkilau
Menunjukan orang yang suka mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. Mereka mimiliki wawasan yang luas. Dalam percintaan biasanya mereka cendrung terlalu posesif terhadap pasangannya, benar-benar terbalik dari wawasan yang mereka miliki.

15. Rambut berwarna hitam dan agak ikal
Menunjukan pribadi orang yang cerdas tetapi mudah terpengaruh. Mereka biasanya cendrung agak individualis.

16. Rambut hitam, pendek, dan keriting
Menunjukan orang yang suka mengedepankan kekerasan dalam penyelesaian masalah, emosi mereka sangat tidak stabil. Mereka memiliki keinginan yang kuat untuk berhasil tetapi sering mereka gagal karena emosi mereka yang tidak stabil. Jadi bagi yang memiliki rambut seperti ini harus lebih hati-hati dalam menyelesaikan suatu masalah agar dapat berhasil Dalam soal seks mereka jagonya.

17. Rambut hitam, panjang, tebal, dan sangat halus
Jika dia seorang pria maka dia adalah tipe pria yang lembut di luar tetapi tegas di dalam, berhati dingin, moderat, dan menghargai pergaulan. Jika dia seorang wanita kepribadiannya cendrung moderat, mengikuti nalar, tidak mengebu-gebu dalam hal cinta, dan dapat dipercaya.

18. Rambut coklat, panjang, dan halus
Jika dia adalah seorang pria maka umumnya mereka suka akan olahraga, keras kepala, pandangannya fleksibel,suka hal-hal yang unik dan suka bergaul dengan wanita. Jika dia seorang wanita maka mereka adalah tipe yang sangat menyayangi keluarga,lembut, penuh perasaan, dan sensitif.

19. Rambut pirang
Jika pria dia memiliki bakat dibidang tertentu, filosofis, religius, tetapi dalam hal kesehatan mereka agak lemah. Jika dia wanita hampir sama dengan si pria tambahannya adalah mereka sangat menghargai rambutnya, dan menganggap rambut benar-benar mahkota bagi dirinya.

20.Rambut yang sering di cat dengan warna berbeda-beda
Menunjukan pribadi yang bebas tidak suka dikekang,dinamis,menyukai hal-hal baru, petualang, dan cuek abiez. Jika ada salah satu dari warna rambut itu yang dipertahankan cukup lama maka itulah sifatnya yang paling dominan.

21. Rambut yang memiliki banyak kuncir atau aksesoris
Menunjukan pribadi yang rela menghabiskan waktunya untuk memperjuangkan sesuatu yang diinginkannya. Demi hal ini dia sering mengabaikan hal lainnya yang mungkin lebih penting.

22. Rambut di kepang atau diikat
Menunjukan pribadi yang terbuka dan disukai banyak orang.

Yang mana rambut anda ? Semua yang telah diuraikan diatas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan artikel ini hanya bersifat ramalan , tergantung bagaimana anda menyikapi hasil dari tulisan ini dan semoga dapat menjadi pedoman bagi anda untuk mengoreksi diri sendiri agar dapat berbuat lebih baik dari yang sudah-sudah. 
sumber

Minggu, 01 Desember 2013

Mesjid Unik Yang Terbuat dari Lumpur

Masjid Agung di Djenné, Mali Tahun 1906
Monggo


Masjid Agung di Djenné, Mali tidak hanya bangunan yang terbuat dari Bata dengan bahan dasar lumpur terbesar di dunia, tetapi juga sebuah model arsitektur ecofriendly dan berkelanjutan, menurut Infomrasi bahwa bangunan ini dibangun pada tahun 1200 hingga 1300, dan mengalami kerusakan parah. kemudian masjid ini dibangun lagi oleh pemerintah kolonial Prancis pada tahun 1906, gaya bangunan tersebut masih mengadopsi gaya Afrika di wilayah tersebut. Bahkan, masjid dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu contoh terbaik dari gaya arsitektur, contoh lain termasuk Agadez Masjid Agung di Nigeria dan Masjid Larabanga di Ghana.

Masjid Agung di Djenné, Mali Yang Rusak

Apa itu sebenarnya batu Bata dari lumpur? yang juga disebut adobe (tidak ada hubungannya perusahaan Adobe), merupakan bahan bangunan benar-benar alami. dimana bahan bangunannya terbuat dari pasir, tanah liat, air dan bahan perekat organik seperti jerami, tongkat atau bahkan pupuk kandang, struktur yang dihasilkan dikenal sangat tahan lama dan kokoh.



Dinding Masjid Agung terbuat dari bata lumpur yang dijemur di sinar matahari (disebut ferey)


Lumpur yang dilapisi dengan plester lumpur yang halus rapih.Dinding bangunan yang dihiasi dengan bundel kelapa sawit (Borassus aethiopum) atau di sebut Toron dengan ukuran sekitar 60 cm (2 kaki) dari permukaan, toron ini juga berfungsi sebagai ready made untuk perbaikan tahunan. Keramik dipasang untuk menjaga agar air hujan dapat melewati bangunan dan langsing keliar, dimana keramik ini di pasang di atas bangunan. Masjid ini dibangun fondasi berukuran sekitar 75 m x 75 m dan berada pada ketinggian 3 meter di atas permukaan tanah terdapat 6 set tangga, masing-masing dihiasi di puncaknya.Masjid Agung di Djenné, Mali Tahun 2010 (Umurnya sudah kira-kira 700- 800 Tahun, Jadi Sudah Sangat terbukti Mengatasi Gangguan Seperti Hujan dan Air)




Setiap tahun, masjid Djenné mendapat perawatan atau perbaikan dalam rangka menyambut berbagai perayaan festival rakyat sebagai hiburan yang luarbiasa, serta menyenangkan bagi masyarakat Djenné. Masjid Agung Djenné adalah salah satu "Situs Warisan Dunia" yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1988″, yang dapat dikunjungi setiap saat, tetapi tidak dibolehkan memasuki bangunan, kecuali anda Muslim. Masjid Agung ini telah ditutup untuk non-Muslim pada tahun 1996, akibat dari kerusuhan dan penembakkan salah seorang official fotografi majalah Vogue Prancis di dalam masjid.

Older Post ►
 

Copyright 2011 Blog abah