Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Maret 2014

8 Hewan Yang Dituduh Sebagai Mata Mata

8 Hewan Yang Dituduh Sebagai Mata-Mata - Dalam dunia intelejen atau organisasi negara seringkali kita mendengar seseorang yang dijuluki mata-mata. Tugas utama dari pekerjaan ini tentunya adalah memata-matai seseorang. Yang dimata-matai adalah kegiatan si target, sehingga dalam menjalankan tugasnya mata-mata harus bekerja secara hati-hati.

Tidak hanya manusia saja ternyata yang dilatih untuk dijadikan mata-mata. Ada beberapa hewan yang sengaja dilatih untuk dijadikan mata-mata supaya identitas si mata-mata tidak mudah terbongkar. Seperti kasus seekor burung pemakan bangkai baru-baru ini "ditangkap" di Arab Saudi, dituduh sebagai mata-mata untuk agen asing Mossad Israel intelijen. Meskipun mungkin tampak seperti kejadian biasa, burung nasar ini hanyalah salah satu dari banyak binatang yang telah dituduh mata-mata.

Dari serangga sampai tupai, binatang telah dituduh berbagai bentuk spionase selama bertahun-tahun. Seiring perkembangan teknologi, tampaknya kecenderungan ini akan terus meningkat.

Apakah tuduhan ini hanya ketakutan tak beralasan atau kebenaran yang aneh ?, kami telah menyusun daftar beberapa daftar dari binatang yang digunakan sebagai mata-mata yang unik dan aneh, dan mungkin akan membuat james Bond iri.

Bagaimana menurut Anda? Apakah ini masa depan spionase, atau haruskah kita hentikan perekrutan spesies sebagai mata-mata unggul?

1. Burung nasar
Photobucket
Arab Saudi baru-baru ini menuduh burung nasar sebagai mata-mata setelah ditemukan membawa gelang pemancar di kaki yang dipasang ilmuwan Universitas Israel. Para peneliti beralasan bahwa penandaan itu digunakan untuk mempelajari pola migrasi.

2. Kucing
Photobucket
Pada tahun 1960-an, CIA dilaporkan melakukan pembedahan untuk memasukkan mikrofon dan pemancar ke dalam kucing, proyek dijuluki "Acoustic Kitty." Mantan petugas CIA Victor Marchetti mengatakan pada The Telegraph tentang proyek itu

"dengan membedah kucing, memasukkan baterai ke dalam dirinya, kabel . Ekor digunakan sebagai antena, Mereka membuat suatu keburukan.. "

Kucing kabel pertama , menurut Guardian, dilepas untuk memata-matai dan dengan hanya beberapa langkah menuju sasaran sebelum kucing tertabrak taksi. lalu CIA menyimpulkan bahwa proyek ini tidak praktis untuk mengumpulkan data - data intelijen.


3.Tupai
Photobucket
Polisi Iran dilaporkan menangkap 14 tupai atas dugaan mata-mata pada tahun 2007.Menurut Mental Floss, badan intelijen asing menemukan bahwa tupai telah dilengkapi dengan peralatan untuk menguping.

" Sementara itu, sumber Luar Negeri melaporkan kepada Sky News bahwa "cerita ini adalah konyol."


4. Merpati
Photobucket
Iran mengklaim telah menemukan "merpati mata-mata" di dekat fasilitas nuklir pada tahun 2008.Tuduhan ini bukan yang pertama dari jenisnya. Menurut Wired, merpati pembawa kamera mungkin telah ada sejak tahun 1903, ketika seorang insinyur Jerman bereksperimen dengan ide tersebut.

Merpati telah memainkan peran yang begitu kuat dalam masa perang saya bahwa, seekor merpati Cher Ami, memenangkan medali karena menyelamatkan nyawa tentara AS selama Perang Dunia I. Dan bagaimana merpati mata-mata ini bisa dilumpuhkan ?

Dalam Dunia Perang Dunia ke-II, Inggris menggunakan dua Erang dr luar negeri untuk mencegat merpati mata-mata Jerman, dan beberapa kebertinjauanan yang dilaporkan.


5.Singa Laut dan Lumba-Lumba
PhotobucketPhotobucket
Angkatan Laut AS telah merekrut singa laut dan lumba-lumba untuk Marine Mammal Program.

Tampaknya militer tidak diilhami oleh ironi perekrutan "Navy Seal," tetapi lebih memilih hewan-hewan ini karena kemampuan mereka untuk mendengar dan melihat di bawah air dengan cahaya rendah.

Jadi, mamalia telah dilatih untuk menyapu untuk tambang, membawa kamera, dan bahkan manset tersangka di bawah air.

Kelompok Penyayang Binatang keberatan menggunakan hewan-hewan ini dalam pertempuran.
"Perang adalah untuk manusia saat orang-orang dan partai politik dapat memutuskan perang diperlukan, hewan tidak bisa," kata Dawn Carr Masyarakat untuk Perlakuan Etis Hewan pada BBC.

6.Elang
Photobucket
Elang dicurigai menjadi mata-mata setelah para pejabat India menemukan burung membawa apa yang tampak seperti Perlengkapan untuk pengawasan berteknologi tinggi.

Menurut BBC, India awalnya menduga ini ulah elang mata-mata dari Pakistan, seorang perwira polisi senior menjelaskan, dia menyatakan bahwa burung-burung itu hanya digunakan untuk membantu dengan ekspedisi berburu. engan kata lain, kelompok Elang ini memata-matai, tetapi pada burung lain, bukan pada orang.

7. Serangga
Photobucket
Para ilmuwan dilaporkan bereksperimen dengan serangga untuk pengintaian. Telegraph menjelaskan bahwa elektroda, baterai, dan kamera video sedang dipasang ke serangga. US Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dapat bekerja untuk memasukkan otak dengan pemancar ke dalam ngengat dan kumbang saat masih kepompong.

Hal ini diyakini bahwa makhluk yang secara alami akan menggabungkan implan ke dalam tubuh mereka ketika mereka berkembang.

8. Ayam
Photobucket
Mungkin ironisnya dijuluki Operasi "KFC," adalah singkatan dari Kuwaiti Field Chicken, saat tentara AS berencana untuk menggunakan ayam selama pertempuran,BBC melaporkan.
Rencananya adalah ayam akan digunakan untuk mendeteksi gas beracun, tapi 41 hewan meninggal karena penyakit di Teluk dalam selang 1 minggu setalah didatangkan.Tampaknya bahwa Kolonel Sanders masih bisa menggunakan nama KFC untuk dirinya sendiri

Rabu, 05 Februari 2014

Doktor Hewan Bingung Sudah 4 Hari Ayam Dipotong Tapi Tidak Mati

2 Dis 2012


Afriadi, warga Semerah, Kecamatan Sitinjau Laut, bingung. Sudah empat hari ayamnya dipotong, tidak juga   mati. Keanehan itu membuat sejumlah doktor hewan berkunjung ke rumahnya. Waltinjauan, doktor hewan pun juga dibuat bingung.

Seperti dilansir tribunnews.com, "Kami sedikit terkejut melihat peristiwa tersebut. Biasanya kalau sudah dipotong ayam langsung rebah dan terlihat meronta kesakitan, namun anehnya ayam ini malah langsung pergi mencari makan," ujar Afriadi, saat dikonfirmasi, kelmarin.

Anehnya lagi, setelah empat hari disembelih ayam tersebut tetap hidup dan sihat. Meskipun makanan yang dia makan tidak langsung masuk ke tubuhnya, kerana saluran makanannya sudah putus.

"Saya juga pernah terfikir untuk menjahit kembali leher ayam tersebut, namun tentunya perlu biaya yang cukup besar. Kalau sekarang serba salah, mau dibiarkan hidup kasihan, tapi kalau dibunuh tidak tahu dengan cara apa lagi," jelasnya.

Afriadi juga menjelaskan, sudah pernah mencuba menyambung saluran makanan yang sudah dipotong tersebut, agar makanan yang dimakan ayamnya tidak keluar. Namun idenya tersebut tidak boleh, kerana meskipun dipasang selang makanan ayamnya tetap saja keluar. LM

Sabtu, 23 November 2013

Keajaiban Simbiosis Hewan di Lautan

Evolusi -dengan pro kontranya- adalah sesuatu yang menakjubkan, tapi spesies-spesies yang secara bersama mengembangkan cara hidup saling melindungi, memberi makan, atau membersihkan pasangannya adalah suatu yang lebih spekatukler. Hiu berpasangan dengan ikan-ikan, ikan dengan udang, dan udang dengan ketimun laut (sea cucumber) dan masih banyak lagi. Inilah contoh hubungan simbiosis yang radikal dari kedalaman samudera di dunia.
1 
1.Udang "cleaning-service" keliatannya bodoh, memanjat ke mulut belut laut yang tajam untuk mencari sisa-sisa makanan. Gambar-gambar di atas seperti melukiskan keberanian udang udang sesaat sebelum ajalnya tiba karena dilahap belut laut, tapi sesungguhnya semua ini menunjukkan tradisi purba mereka yaitu bersih-bersih. Lagipula udang ini sudah terbiasa mencari belut laut dan ikan-ikan untuk memakan parasit-parasit di mulut mereka: mereka berkumpul di "stasiun kebersihan" dalam jumlah yang banyak. Oh, ya, kalo Anda mencari dokter gigi alternatif, sepertinya mereka bahkan sanggup pula membersihkan mulut Anda.
 
2.Kepiting boxing, hermit, dan jenis-jenis kepiting lainnya diketahui berteman dengan keuntungan yang aneh pada bermacam-macam spesies anemones laut bersengat. (anemones=invertebrata laut yang hidup menempel di karang). Kepiting boxing (paling atas) bergantung pada anemones dan memegang erat padanya, menjadikannya terlindungi dari predator yang mengancam. Beberapa kepiting hermit (bawah) memanggul anemones dan menempelkannya ke cangkangnya dengan tujuan menghalangi musuh-musuhnya. Hubungan ini berjalan dua arah: anemones dapat memperoleh banyak makanan karena berpindah-pindah tempat.
 
3.Pada gambar di bawah seekor ikan berbintik hidup bersama udang bercangkang : kayak cerita binatang buat anak-anak. Keduanya menjalani hidup bersama dan saling mengisi. Mereka menempati lubang bersama, digali oleh udang dan dilindungi oleh ikannya. Udang yang relatif tidak bisa melihat ini mempercayakan penglihatan tajam sang ikan pasangannya sebagai penjaganya dan memberi tanda padanya saat aman untuk bergerak. Ikan-ikan ini sebaliknya mengharapkan lubang yang digali oleh udang ini untuk dijadikan tempat berlindung dan istirahat yang nyaman.
 
4.Hiu sepertinya merupakan sekutu yang paling tidak disukai di lautan: besar, cepat, ganas, dan predator yang kejam - lalu kenapa mereka demikian toleran dengan ikan remore yang menggunakan perekat yang aneh untuk menempel pada perut hiu. Awalnya dianggap sebagai satu jenis hubungan commensalism - hubungan yang hanya menguntungkan satu pihak saja - tapi belakangan diketahui bahwa remora tidak hanya memunguti sisa-sisa makanan hiu tapi juga membersihkan parasit-parasit dari tubuh sisi bawah hiu.
 
5.Anglerfish adalah salah satu ikan dengan tampang paling buruk dan penghuni laut dalam yang luar biasa, mengail korban dengan pancingnya dan memasukkannya ke dalam mulut bergiginya yang menganga lebar. Untuk menarik mangsanya ikan buruk rupa ini menggunakan cahaya di kepalanya, yang ternyata adalah jutaaan bakteri yang bercahaya yang menempel di tonjolan mirip mata kail di kepalanya. Ikan-kan kecil yang tertarik dengan cahaya tersebut akan mendekatinya dan menjadi mangsanya. Sebagai catatan: Anglefish jantan punya cara unik untuk membuat sang betina tahu bahwa dialah ayah dari calon bayinya. Lalu sang jantan akan tinggal di atas betinanya sebagai parasit. Selanjutnya mereka bersama menjadi pasangan hermaphrodite dan punya anak
 
6.Weh, ini udang lagi? Begitulah, keluarga udang adalah salah satu yang lebih diuntungkan daripada pasangannya dari hubungan simbiotik ini. Meski bukan parasit, tidak ada untungya ditunggangi udang di punggungnya. Pembonceng-pembonceng ini dapat ditemui di atas makhluk-makhluk yang lebih besar dan bergerak lebih cepat termasuk nudibranchs dan ketimun laut (sea cucumber). Mereka menggantung dan memunguti sisa-sisa makanan ketika tunggangan mereka bergerak di dalam laut.
 
7.Ikan badut (clownfish) sepertinya menjadi satu-satunya spesies yang tahan terhadap efek racun dari anemones laut, bergerak bebas di dalamnya. Anemones akan melindungi ikan badut ini dan mereka akan memakan sisa-sisa yang ditinggalkan ikan ini termasuk copepods, isopods dan zooplankton. Ikan badut juga akan melindungi teritorinya dengan ganas, menjaga anemones miliknya.
 




source

Rabu, 20 November 2013

Hewan hewan Ini Berbahaya Tapi Bisa Menyembuhkan

Dengan semakin canggihnya teknologi pengobatan modern, sejumlah orang masih tak mengesampingkan khasiat dari pengobatan tradisional, terutama dari tumbuhan dan hewan. 

Selain murah meriah, pengobatan dengan hewan atau tumbuhan terbukti memiliki efektivitas yang tinggi dan tak kalah jitunya dengan pengobatan modern.  

Salah satu pengobatan tradisional yang awet digunakan hingga saat ini adalah terapi pengobatan dengan menggunakan hewan-hewan tertentu, terutama yang tergolong sebagai hewan berbahaya. 

Siapa mengira kelima hewan yang cukup ditakuti manusia ini ternyata dapat memberikan manfaat luar biasa.

1. Belatung


Pengidap diabetes umumnya mengalami luka di tangan dan kakinya berupa bisul yang sulit disembuhkan. Masalahnya luka itu bisa berkembang menjadi gangren dan terkadang memaksa pasien untuk diamputasi. 

Peneliti dari University of Hawaii, Honolulu pun menemukan cara untuk menyembuhkan luka akibat diabetes dengan menggunakan belatung. 

Pertama, dokter akan mengangkat jaringan yang terinfeksi atau mati dengan pisau bedah atau enzim (debridement), lalu 50-100 belatung spesies Lucilia sericata ditempelkan pada luka pasien dan dibiarkan selama dua hari. Prosedur ini diulangi hingga rata-rata lima kali. 

Belatung mengeluarkan suatu zat ke dalam luka yang mencairkan jaringan mati kemudian menelannya. 

Paduan antara luka-luka yang telah dibersihkan dan zat lainnya yang terkandung dalam cairan belatung memungkinkan terbentuknya jaringan granulasi yaitu jenis jaringan ikat yang terbentuk selama penyembuhan luka. 


2. Tarantula


Protein yang ada pada bisa tarantula spesies Chilian rose berpotensi untuk mengatasi penyakit distrofi otot. 

Pada penderita penyakit ini, serabut ototnya mengalami kerusakan sehingga fungsi ototnya terganggu dan melemah secara progresif namun secara spesifik, protein dari tarantula ini akan membantu memperlambat proses pelemahan sel-sel ototnya. 

Manfaat bisa tarantula ini ditemukan ilmuwan asal University of Buffalo, Frederick Sachs, PhD. Meskipun pengobatan dengan bisa ini belum diujicobakan pada manusia, protein ini telah berhasil membantu tikus yang mengalami distrofi otot memperoleh kekuatannya kembali pada percobaan awal. 

Setidaknya berdasarkan percobaan yang dilakukan Sachs, protein ini bisa membantu mengatasi kondisi distrofi otot pada manusia maka dapat memperpanjang masa hidup anak-anak seperti JB hingga tahunan. 


3. Lintah


Penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan terapi lintah ini adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, kebocoran jantung, pembengkakan jantung dan migrain. 

Lintah yang biasa dipergunakan untuk terapi adalah lintah jenis Medicinalis yang diambil dari hutan daerah tertentu yang masih dianggap steril atau lintah Medicinalis yang telah diternakkan. 

Pada terapi ini prosesnya adalah menempelkan 2 lintah di titik-titik yang menjadi pusat penyakit selama setengah sampai satu jam, lalu lintah tersebut dilepas dan pasien akan diberikan ramuan herbal untuk menunjang penyembuhan. 

Pada saat lintah ditempelkan maka lintah akan mengeluarkan lendir yang berguna untuk meregenerasi saraf, mengeluarkan darah kotor dan menyembuhkan penyakit. 


4. Laba-laba Phoneutria nigriventer


Awalnya peneliti dari AS dan Brazil menemukan fakta bahwa pria yang penisnya tergigit laba-laba asal Brazil (Phoneutria nigriventer) merasakan kesakitan yang luar biasa tapi penisnya juga mengalami ereksi hingga beberapa jam. 

Laba-laba paling berbisa asal Brazil (Phoneutria nigriventer) ini sangat banyak ditemukan di daerah Amerika Selatan dan Tengah dan laba-laba ini diketahui sebagai laba-laba paling berbisa di kedua wilayah tersebut 

Kemudian peneliti mengambil racun yang dikeluarkan dari gigitan laba-laba, mengisolasinya dan memurnikannya menjadi jenis racun Tx2-6 dan diinjeksikan pada tikus yang menderita hipertensi serta erectile dysfunction (ED) dengan dosis tertentu. 

Peneliti kemudian mengukur kadar racun Tx2-6 dalam penis tikus dan ternyata racun tersebut dapat membuat jaringan penile yang ada di penis tikus berkontraksi dan berelaksasi. Kandungan nitrit oksida yang berfungsi dalam proses ereksi pun meningkat di bagian penis tersebut. 


5. Lebah madu


Baru-baru ini tim peneliti dari Perancis dan Yunani menemukan anestesi lokal yang terkandung dalam tubuh lebah. Senyawa yang diberi nama 2-heptanone (2-H) tersebut dapat digunakan sebagai obat bius lokal untuk hewan dan manusia.


Sumber :
detik.com
Older Post ►
 

Copyright 2011 Blog abah